A. Definisi
Media komunikasi humas adalah segala bentuk media (sarana/saluran/channel) yang digunakan oleh seorang praktisi humas dalam pekerjaannya dengan tujuan mempublikasikan secara luas dengan tujuan agar produk/ jasa yang dipasarkan lebih dikenal oleh masyarakat.
B. Macam-macam
Media komunikasi yang digunakan humas ada 2 macam, yaitu :
1) Media Komunikasi Komersial
Berikut ini beberapa media yang banyak terdapat di masyarakat, antara lain:
1. Surat kabar
2. Majalah
3. Siaran Radio
4. Siaran Televisi
5. Media Online
2) Media Yang dibuat Public Relations/Humas
Berikut ini beberapa media yang sering dibuat oleh seorang praktisi humas/PR, antara lain:
1. House Journal, adalah salah satu bentuk tertua dari hubungan masyarakat.
2. Annual Report (Laporan Tahunan), merupakan laporan perkembangan dan pencapaian yang berhasil diraih organisasi dalam setahun
3. Company Profile, adalah gambaran tertulis tentang sebagian fakta perusahaan yang disajikan secara resmi
4. Advertorial/Pariwara, merupakan gabungan antara iklan dan editorial. Iklan untuk mempromosikan sesuatu, sedangkan editorial membentuk opini.
5. Brosure/Selebaran digunakan untuk menciptakan perhatian, pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab, dan memberikan lebih jauh, terkadang brosur digunakan sebagai kampanye persuasif dan digunakan dalam pameran buku sebagai literatur.
6. Media Kits, merupakan media yang digunakan sebagai informasi awal tentang organisasi, konferensi press dan kasus krisis perusahaan.
7. Media Sosial Online, adalah sebuah media online dimana para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi dan menciptakan isi meliputi blog, sosial network atau jejaring sosial, forum dan dunia maya.
2. Annual Report (Laporan Tahunan), merupakan laporan perkembangan dan pencapaian yang berhasil diraih organisasi dalam setahun
3. Company Profile, adalah gambaran tertulis tentang sebagian fakta perusahaan yang disajikan secara resmi
4. Advertorial/Pariwara, merupakan gabungan antara iklan dan editorial. Iklan untuk mempromosikan sesuatu, sedangkan editorial membentuk opini.
5. Brosure/Selebaran digunakan untuk menciptakan perhatian, pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab, dan memberikan lebih jauh, terkadang brosur digunakan sebagai kampanye persuasif dan digunakan dalam pameran buku sebagai literatur.
6. Media Kits, merupakan media yang digunakan sebagai informasi awal tentang organisasi, konferensi press dan kasus krisis perusahaan.
7. Media Sosial Online, adalah sebuah media online dimana para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi dan menciptakan isi meliputi blog, sosial network atau jejaring sosial, forum dan dunia maya.
C. Jenis jenis Media Humas
Jenis-Jenis Media Humas dibagi menjadi dua kategori, yaitu: media eksternal dan media internal.
1. Media Eksternal
Media eksternal yaitu media massa atau media pers untuk publikasi siaran pers (press release), pemasangan iklan, dan kegiatan hubungan media (media relations).
Media eksternal kehumasan ini terdiri dari:
a. Media Cetak (surat kabar (koran), tabloid, majalah.)
b. Media Penyiaran (radio dan televisi)
c. Media Siber (situs berita atau media pers online)
2. Media Internal
Media internal humas yaitu media yang diproduksi oleh humas sendiri, meliputi Media humas konvensional dan Media humas modern di internet (Online PR Tools)
1.) Media Humas Konvensional
1. Inhouse Magazine
Disebut juga Company Magazines, House Journal, atau Media Internal. Biasanya berbentuk majalah. Desain atau tampilan dan rubrikasi seperti majalah umum/komersil, namun isinya tentang informasi seputar “dapur” lembaga atau aktivitas lembaga.
2. Newsletter
Secara harfiyah artinya “laporan berkala” atau “surat berita”. Media informasi &komunikasi internal lembaga, biasanya terdiri dari dua hingga delapan lembar kertas kwarto atau folio, tanpa cover. Isinya bervariasi mirip majalah, misalnya agenda dan berita kegiatan, artikel, feature, gambar, dsb.
3. Brosur (Brochure)
Selebaran, satu halaman kertas yang terlipat dua atau lebih, berisi keterangan, informasi, atau gambaran tentang sebuah perusahaan, instansi, produk, atau jasa, atau bisa juga berisi sebuah ide dan kegiatan. Penyebaran: dibagi-bagikan langsung kepada publik.
4. Booklet
Mirip brosur. Buku kecil tanpa jilid/cover berisi informasi dan gambar tentang suatu produk atau jasa. Bisa terdiri dari beberapa lembar kertas sehingga menyerupai buku. Penyebaran: dibagi-bagikan langsung kepada publik.
5. Flyer
Brosur atau selebaran, biasanya digantung.
6. Pamflet
Ukuran satu halaman kertas print
7. Leaflet
ukuran kertas kecil.
8. Poster
“Surat tempelan”, ukuran kertas besar, disebarkan dengan cara ditempel.
9. Spanduk
10 Papan Reklame
Jenis media humas berupa brosur hingga papan reklae di atas dikenal dengan sebutan Media Luar Ruang (Outdoor Media).
11. Folder
Bentuknya mirip map, namun berisi banyak informasi dan bagian dalamnya terdapat kantung untuk menyimpan aneka berkas seperti surat, brosur, leaflet, kartu nama, dan sebagainya. Folder dapat berfungsi sebagai tempat penyimpan berkas informasi atau promosi.
12. Kalender
Ini media promosi yang berlaku satu tahun penuh! Jangan sampai ‘gak punya tuh.
13. Buku
Isi buku ini bisa bermacam-macam, misalnya saja mengenai seluk-beluk organisasi, petunjuk lengkap mengenai cara penggunaan produk-produknya atau bisa juga mengenai keterangan tentang berbagai aspek yang berkenaan dengan produk atau organisasi itu sendiri.
14. Audio-visual
Media ini terdiri dari slide dan kaset video, film-film dokumenter.
2.) Media Humas Modern (Online)
1. Website resmi
Situs resmi lembaga yang buka 24 jam. Berisi berbagai informasi dan dokumen yang bisa diakses oleh publik, kapan dan di mana saja. Informasi terbaru, produk, layanan, dan rilis online juga bisa dimuat di sini. Humas harus mampu mengelola website, update, dan menerapkan Search Engine Optimization (SEO) atau Pengoptimalan Mesin Pencari.
2. Media Sosial
Akun resmi media sosial khususnya Facebook, Twitter, Youtube, dan Instagram. Selain media promosi, media sosial juga menjadi media interaksi lembaga dengan konsumen, klien, atau publik secara real time. Humas harus mampu menerapkan Social Media Strategy (strategi mengelola media sosial) dan Social Media Monitoring (pengawasan media sosial).
3. Blogging
Dalam konteks media humas, blogging berupa business blogging atau corporate blogging, yaitu pembuatan konten untuk promosi, edukasi, atau pemasaran online (internet marketing).
D. Persamaan Antara Media Humas Dengan Iklan
Berikut beberapa persamaan antara media humas dengan media iklan :
a. Kampanye periklanan dan kampanye humas sama sama menggunakan berbagai macam media
b. Para praktisi humas berhubungan dengan para editor,jurnalis,serta para produser tv dan radio sedangkan para praktisi priklanan lebih banyak berhubungan dengan para manajer iklan dari berbagai perusahaan, petugas iklan di media masa( radio, Koran, televisi, majalah dll)
c. Iklan sifatnya jauh lebih komersial dibandingkan dengan kehumasan
d. Kampanye periklanan biasanya dilakukan terbatas pada media media yang bisa diharapkan akan membuahkan hasil maksimal( misalnya lonjakan penjualan ) dengan biaya serendah rendahnya. Sedangkan media humas bersedia menggunakan media humas apa saja asalkan bisa menjangkau sebanyak mungkin khalayak
e. Tidak seperti dunia periklanan, dunia kehumasan dapat menggunakan berbagai media khusus seperti jurnal jurnal internal, bulletin, atau sekedar majalah dinding
E. Perbedaan Humas dan Iklan
1. Tulisan Humas harus sepenuhnya factual (fakta yang sebenarnya) dan informative (tidak boleh di lebih-lebihkan)
2. Humas di pakai oleh beberapa organisasi yang tidak terlibat dalam periklanan.
3. Humas berurusan dengan para editor dan produser media
4. Periklanan banyak berhubungan dengan media sebagai penjual/siaran iklan
5. Humas di tunjukan pada segenap golongan/kelompok yang mengharuskan berkomunikasi
6. Periklanan di tunjukan pada segmen pasar serta lapisan sosial tertentu
7. Pokok biaya Humas terletak pada waktu, karena humas sifatnya padat karya ditambah ongkos produksi
8. Pokok biaya Periklanan terletak di sewa ruang, siaran dan produksi
9. Humas memakai media yang lebih beragam
10. Periklanan memakai media komersial seperti Pers, radio dan televisi
11. Humas bergantung terutama pada fee yang di hitung berdasarkan waktu yang telah dihabiskan untuk melayani klien dan jarang menerima komisi dan potongan harga di media
12. Periklanan, menerima sebagian besar pembayaran dan bentuk komisi dari media dan potongan harga bagi pemasok iklannya
13. Sasaran utama Humas adalah tidak berniat mendorong oranglain melakukan sesuatu tetapi menciptakan saling pengertian diantara segenap selayaknya
14. Sasaran utama Periklanan adalah membujuk orang supaya melakukan suatu tindakan yang diinginkan. Contoh mendatangi toko.
15. Mayoritas personel Humas tidak bekerja di kantor konsultan melainkan di perusahaan
16. Mayoritas personel Periklanan bekerja di Biro Iklan
F. Struktur dan Ciri Media Komunikasi yang Dipergunakan Humas
Media komunikasi yang penting digunakan humas adalah dalam kemitraannya dengan media pers (cetak atau elektronik). Dengan demikian struktur dan ciri-ciri pers harus dikuasai oleh para praktisi humas. Perlu pula dipahami bahwa media cetak yang terdiri dari harian/penerbitan pagi dan sore masing-masing mempunyai ciri-cirinya tersendiri seperti waktu penerbitan, cara kerjasamanya dengan redaksi. Oleh karena itu penting dipahami pula sejumlah pedoman siaran pers (F.P. Seitel), dan prinsip hubungan pers yang baik (Frank Jefkins).
Ciri-ciri media pers lainnya adalah siaran berita (news release) pada media cetak maupun elektronik, kelayakan berita, artikel, foto, yang kesemuanya harus sesuai dengan persyaratan redaksional dan beritanya sampai siap cetaknya. Oleh karena itu pula baik praktisi humas maupun wartawan perlu menghayati dan saling menghormati kode etik pers dan etika profesi masing-masing bahkan peraturan hukum pers.
Di samping siaran pers bentuk dan ciri-ciri lain adalah tiga kegiatan acara temu pers yang diselenggarakan sebagai kelengkapan informasi untuk siaran berita humas. Kadang-kadang dilengkapi pula dengan pelayanan buku petunjuk mengenai features, daftar majalah mingguan daerah, daftar perusahaan. Ada pula tiga bentuk sponsor melalui media elektronik (isu olahraga, pendidikan, pendukung iklan/pemasaran). Di samping itu ciri umumnya melalui berkala intern. Media film dokumenter merupakan bentuk dan ciri media humas yang penting. Tidak kurang pentingnya juga ciri media komunikasi tatap muka langsung dengan publik, kadang-kadang dengan alat bantunya berupa pertunjukkan kesenian rakyat, ceramah, dan beraneka ragam pameran.
G. Teknik dan cara pemilihan media komunikasi yg sesuai dengan lingkungan Humas
teknik dan cara pemilihan media komunikasi humas adalah yang sesuai dengan publiknya. hal ini bergantung pula pada empat faktor berikut ini.
1. Cara pendekatan
2. Keterampilan petugas humas
3. Anggaran
4. Kebijaksanaan
tahap pertama, pemilihan media berita adalah persiapan dan penyiar berita pada media cetak dan elektronik.
media dan teknik humas hendaknya dibedakan antara media untuk periklanan dan untuk humas. oleh karena itu, frank jefkins mengemukakan daftar pilihan media utama bagi kegiatan humas yang meliputi tiga belas jenis dengan bentuk dan cirinya masing-masing.
H. Keunggulan dan kekurangan beberapa media Humas komunikasi humas
1. Media Online
Keunggulan :
a. Sangat cepat, dari segi waktu media online sangat cepat dalam menyampaikan beritanya.
b. Visual, media online juga mempunyai audio visual dengan melakukan streaming.
c. Praktis dan Fleksibel, media online dapat diakses dari mana saja dan kapan saja yang kita mau.
Kekurangan :
Tidak selalu tepat, karena mengutamakan kecepatan berita yang dimuat di media online biasanya tidak seakurat media lainnya.
2. Media Cetak
Keunggulan :
a. Repeatable, dapat di baca berkali-kali dengan menyimpannya atau menglipingnya.
b. Analisa lebih tajam, dapat membuat orang benar-benar mengerti isi berita dengan analisa yang lebih mendalam dan dapat membuat orang berfikir lebih spesifik tentang isi tulisan.
Kekurangan :
a. Lambat, dari segi waktu media cetak adalah yang terlambat karena media cetak tidak dapat menyebarkan langsung berita yang terjadi kepada masyarakat dan harus menunggu turun cetak. Media cetak sering kali hanya memuat berita yang telah disebarluaskan oleh media lainnya.
b. Tidak adanya audio, media cetak hanya berupa tulisan yang tentu saja tidak dapat didengar.
c. Visual yang terbatas, media cetak hanya dapat memberikan visual berupa gambar yang mewakili keseluruhan isi berita.
d. Produksi, biaya produksi yang cukup mahal karena media cetak harus mencetak dan mengirimkannya sebelum dapat dinikmati masyarakat.
3. Radio
Keunggulan :
bisa mendengarkan siaran musik, bisa mengetahui berita berita yang baru, lebih murah
kekurangan :
tidak dapat melihat acara seperti di tv, menggunakan antena (tidak efektif)
4. Siaran Televisi
Keunggulan :
1) Lebih Menarik Perhatian
2) Media Informasi yang Praktis
3) Bersifat Langsung (Live) dan Uptodate
4) Jenis Tayangan yang Beragam
5) Bersifat Non Stop
kekurangan :
1) Biaya mahal
2) Komunikasi satu arah
Nama : Fitri Nur Loviani
Kelas : XI OTKP 1
Absen : 12
Pelajaran : Humas
SMKN 3 BALEENDAH